Tuntutan Mahasiswa Harus Berfikir Kritis

Tuntutan Mahasiswa Harus Berfikir Kritis



INDINEWS – Mahasiswa merupakan asset bangsa ini, manusia-manusia yang sanggup mengubah wajah bangsa ini menjadi lebih baik

Hallo Kawan Indi, ada hal menarik yang ingin saya bahas kali ini. Pemabahasan kali ini khusus untuk kamu para mahasiswa yang dituntut untuk berfikir kritis. Menariknya saya mengambil pembahasan ini karena saya mengangkat keresahan yang saya lihat dan alami sendiri.

Alaminya seorang manusia tercipta pasti akan berfikir. Proses berfikir merupakan suatu hal yang natural, lumrah dan berada dalam lingkaran fitrah manusia yang hidup.

Saat kita berfikir, seringkali apa yang kita fikirkan itu tidak terarah dan tidak jarang emosional atau terkesan egois. Ini lah yang menjadi problem utama, mengapa seorang manusia tidak bisa berfikir baik dan akan berdampak pada kehidupannya. Cara berfikir yang berkualitas yang mampu menciptakan penemuan atau inovasi baru dalam hidupnya.

Mahasiswa merupakan asset bangsa ini, manusia-manusia yang sanggup mengubah wajah bangsa ini menjadi lebih baik. Di dalam dunia akademik, mahasiswa juga adalah pemikir-pemikir. Tidak sedikit kehidupan sosial yang menjadi bagian dari kehidupan mahasiswa. Termasuk kebijakan pemerintah pun yang sering menjadi target pengamatan para mahasiswa.

Namun permasalahannya adalah apakah buah pemikiran seoarang mahasiswa sudah memiliki standar intelektual? Dan benarkah pemikiran mahasiswa sudah kritis? Pemikiran yang bukan hanya sekedar muncul karena rasa emosional atau asumsi dan justifikasi, namun sebuah karya intelektual yang hadir secara ilmiah, atas dasar analisa dan data yang ada. Atau jangan-jangan mahasiswa hanya terjebak dalam tuntutan untuk berfikir kritis tanpa tahu seperti apa sebenarnya berfikir kritis.

Jangan salah mengartikan kawan indi, seorang mahasiswa bukanlah pemuda tanpa visi namun asset Negara yang tahu arah bangsanya harus kemana.

Seorang yang berfikir kritis akan dapat menjawab permasalahan – permasalahan yang penting dengan baik. Dan akan berfikit secara jelas dan tepat. Selain itu, dapat menggunakan ide barunya untuk membuat penyelesaian masalah secara efektif.

Pertanyaannya adalah lalu bagaimana cara kita membedakan orang yang berfikir kritis dengan orang yang hanya sekedar nyinyir. Beberapa hal yang perlu kawan indi tahu, orang yang berfikir kritis itu akan :

  1. Mampu membuat simpulan dan solusi yang jelas dan relevan terhadap kondisi yang dihadapi
  2. Berfikir terbuka dan memiliki asumsi, implikasi dan konsekuensi yang logis
  3. Berkomunikasi secara efektif dalam menyelesaikan suatu masalah yang kompleks.

Dengan disebutkannya ciri orang yang berfikir kritis, maka kawan indi akan lebih mudah untuk menyikapi atau pun menanggapi pendapat yang bermula dari fikiran seseorang. Sekarang ini sedang marak berita tak jelas kebenarannya yang didukung dengan pernyataan yang berdalih “kritis”.

Parahnya lagi kawan indi, dengan asumsi Mahasiswa dituntut harus berfikir kritis, sering kali mahasiswa mengsalah artikan tuntutan tersebut. Faktanya banyak sekali mahasiswa yang menyuarakan pendapat sampahnya yang tidak berisi yang sesungguhnya mereka sendiri tidak paham dengan apa yang mereka suarakan. Ada 2 macam mahasaiswa. Pertama mahasiswa yang kritis berintelektual seperti ciri yang disebutkan tadi. Mahasiswa yang sangat menyenangkan saat mereka menghujat bahkan terkesan menyalahkan namun dengan menawarkan solusi untuk ketidaksesuaian. Dan yang kedua adalah mahasiswa yang bodoh dan sok sokan berbicara hanya bermodal keberanian saja tanpa dibekali dengan pemikiran matang sebelumnya. Dan di Indonesia ini semakin banyak mahasiswa yang seperti itu menamakan mereka mahasiswa kritis yang sebenarnya mereka hanya sekumpulan kaleng kosong yang tidak berguna. Mereka bisa sangat ramai akan hal – hal yang terkadang kurang berguna tapi didalam otak mereka sendiri sebenarnya hanyalah otak kosong yang dipaksakan karena mereka berasumsi “mahasiswa dituntut berfikir kritis”. Jenis mahasiswa yang kedua bisa disebut mahasiswa anarkis bukan kritis. Mengapa demikian? Karena dengan tidak mampunya seorang mahasiswa untuk mengontrol emosi dirinya sendiri dan mengambil tindakan tanpa pikir panjang maka sudah bisa disimpulkan itu mahasiswa anarkis.

Lalu mahasiswa idealnya harus bagaimana? Pertanyaan ini yang mungkin akan muncul difikiran kawan indi setelah membaca hal – hal yang tadi disampaikan. Dan jawabannya adalah jadilan mahasiswa yang kritis tetapi apatis dan tidak anarkis. Kritis terhadap kehidupan sosial, apatis terhadap anarkis dan agresif terhadap inovasi yang dapat membentuk perkembangan masa yang bermanfaat bagi dunia

Semoga dengan tulisan ini, semoga kawan indi bisa membedakan mana orang yang berfikir kritis dan bagaimana idealnya untuk menjadi mahasiswa.

Oleh: Ria Noverina

Related post

Tips Menjadi Mahasiswa Berprestasi Kebanggaan Orang Tua

Tips Menjadi Mahasiswa Berprestasi Kebanggaan Orang Tua

Menjadi mahasiwa tentunya merupakan kesempatan yang ditunggu-tunggu bagi murid-murid Sekolah Menengah Atas (SMA) yang baru lulus sekolah. Setelah menjadi mahasiswa akan…
Tingkatkan Keamanan Kos Anda Dengan Tips Berikut

Tingkatkan Keamanan Kos Anda Dengan Tips Berikut

Keamanan merupakan suatu hal yang wajib dalam mencari kos,tentunya kita tidak mau jika kita mempunyai kamar kos yang kurang keamanan sehingga…
Kenapa Anak Rantau Harus Hidup Sederhana? Ini Dia Alasannya!

Kenapa Anak Rantau Harus Hidup Sederhana? Ini Dia Alasannya!

Anak rantau tentunya memiliki tanggung jawab yang lebih besar dan tugas yang lebih berat. Fase ini adalah fase latihan untuk menjadi…

Leave a Reply