Spongebob dan Kritik: Episode Koran Kraby

Spongebob dan Kritik: Episode Koran Kraby




Kita tentu sangat familiar dengan film kartun Spongebob, film besutan Nickelodeon menurut saya tidak hanya film hiburan yang tersaji begitu saja, terlebih untuk anak-anak. Didalamnya mengandung banyak kritik terhadap lingkungan maupun kondisi kekinian baik di Amerika hingga global.

Kita mungkin ingat dengan episode Spongebob Squarepants di mana Mr. Krabs mulai tertarik dengan bisnis koran dan media informasi dikarenakan keuntungan yang menjanjikan. Ide awal tersebut tercetus ketika Mr. Krabs membuka iklan Krusty Krab di koran dengan tujuan mendapatkan pelanggan baru. Namun, tak ada satupun pelanggan baru yang datang dan Mr. Krabs mencari tahu penyebabnya. Ternyata koran yang dijadikan sarana promosi oleh Mr. Krabs kurang laku dan kalah bersaing dengan koran pesaingnya. Hal ini dikarenakan berita yang dibawakan koran tersebut kaku dan membosankan (membicarakan tentang fakta), sementara koran pesaing justru laku besar karena memberitakan mengenai sesuatu tetapi diberi ‘bumbu’ agar orang lebih tertarik untuk membeli dan membacanya. Al hasil Mr. Krabs berinisiatif untuk membuka bisnis koran dan media informasi untuk mendapatkan keuntungan berlipat dengan cara yang jauh lebih liar.

Ke esokan harinya Spongebob ditugaskan oleh Mr. Krabs menjadi pimpinan redaksi dan jurnalis koran Kraby. Spongebob ditugaskan untuk mencari berita yang ‘menarik’ oleh Mr. Krabs. Dan ketika tiba di lapangan tempat dia bekerja mencari berita, Spongebob menemui Patrick yang sedang menunggu Bus. Dan menurut Spongebob itu adalah berita yang menarik, kemudian mewawancarainya dan membawa berita itu pulang untuk kemudian dijadikan topik utama dalam koran tersebut.

Keesokan harinya, Mr. Krabs dengan bangga dan rasa optimis datang ke Krusty Krabs untuk memastikan korannya laku terjual. Namun ternyata belum satupun koran yang terjual. Mr. Krabs membaca koran tersebut dan menurutnya berita yang menginformasikan mengenai kebenaran dengan judul ‘Patrick menunggu Bus dekat tiang’ merupakan berita bodoh. Masyarakat tidak akan tertarik dengan berita seperti itu, lalu Mr. Krabs mengganti judul berita dengan “Patrick menikahi tiang” dan dalam sekejap berita tersebut laris manis.

Dalam hal ini kita dapat melihat kritik film Spongebob terhadap bagaimana media informasi saling berlomba untuk memenangkan persaingan dengan cara yang licik. Berita bohong atau fakta yang dipelesetkan merupakan cara yang paling ampuh dalam meraih keuntungan dan memenangkan persaingan. Film Spongebob mungkin tidak mengadili salah satu media, namun menceritakan fakta saat ini bahwa tujuan utama media informasi bukan lagi mengenai kemurnian informasi melainkan rating atau perluasan pangsa pasar dengan cara menyebarkan hoax sekalipun.

Setelah bagian itu kemudian ada bagian lainnya dengan alur yang masih serupa. Seperti, berita bohong mengenai Larry si lobster hingga berita bohong mengenai Sandy si tupai. Yang seluruh berita tersebut tentunya merugikan pihak yang dijadikan objek pemberitaan. Namun, episode ini pada akhirnya ditutup dengan sangat cantik. Ketika Spongebob telah kehabisan berita karena telah memberitakan semua kebohongan warga Bikini Bottom dan Mr. Krabs masih haus akan keuntungan dan uang yang telah bertumpuk, Spongebob masih juga diminta untuk mencari berita—berita yang lebih liar. Dan Spongebob pun akhirnya memiliki ide untuk memberitakan kisah hidupnya sendiri, dimana berita itu diberi judul “Jurnalis Yang dipaksa Kerja tanpa diberi Upah”. Dan keesokan harinya warga kota datang mengerumuni Krusty Krab untuk menuntut Mr. Krab mengenai ketidakadilan yang dilakukannya kepada Spongebob dan bisnisnya pun bangkrut. Ini merupakan suatu bentuk perlawanan pekerja kepada perusahaan, atau kaum tertindas kepada penindas.

Film Spongebob Squarepants hampir disetiap episodenya memiliki kritik yang cukup berisi, namun dengan pembawaan yang ringan dan mengundang gelak tawa sehingga ia tersamarkan.

Oleh: Kurnia Ngayuga Wibowo

Related post

Belajar Memahami Perbedaan dari Spongebob dan Patrick

Belajar Memahami Perbedaan dari Spongebob dan Patrick

INDINEWS— Spongebob dan Patrick mengajari kita tentang pentingnya untuk memahami sudut pandang yang bermacam-macam. Dan justru dari perbedaan sudut pandang maupun…

Leave a Reply